Dini hari yang sunyi di Sleman berubah pilu. Senin (19/1) lalu, seorang anak laki-laki berusia lima tahun ditemukan meninggal di Selokan Mataram, tepatnya di Dusun Kutu Asem, Kalurahan Sinduadi. Bocah malang itu berinisial MIFR.
Laporan pertama masuk ke Polsek Mlati tak lama setelah tengah malam, tepatnya pukul 00.20 WIB. Tim pun segera bergerak menuju lokasi. Namun, situasi di sana sudah ramai oleh warga yang berkerumun.
AKP Salamun, Kasi Humas Polres Sleman, menjelaskan kronologinya. "Sesampainya di TKP, petugas mendapati korban sudah tidak ada di tempat," ujarnya.
Rupanya, orang tua si anak sudah lebih dulu membawanya ke RSA UGM menggunakan mobil pribadi.
Sayangnya, semua usaha sudah terlambat. Keterangan dari rumah sakit menyebut, nyawa korban telah pergi lebih dari sepuluh menit sebelum pemeriksaan medis dilakukan. Yang cukup membuat hati trenyuh, tidak ada bekas kekerasan apa pun pada tubuh mungilnya.
Laporan dari Jalanan
Cerita bermula lebih awal, sekitar pukul 23.50 WIB. Saat itu, sejumlah warga yang sedang ronda mendapat kabar mengejutkan dari seorang pengendara motor. Pengendara itu melaporkan melihat benda yang mirip anak kecil, hanyut terbawa arus sungai.
Artikel Terkait
Imigrasi Bongkar Sindikat Penipuan Cinta Online, 27 WNA Diamankan di Tangerang
Ironi Kaum Rahayu: Menolak Budaya Gurun tapi Berbusana Mataram Islam
Pilot ATR 42 yang Hangat dan Berwibawa, Kenangan Tetangga di Tangerang untuk Capt Andy
Kediaman Pilot IAT Berduka, Kelarga Berangkat ke Makassar