Identitas Zohran Mamdani memang mencakup keyakinannya sebagai seorang Muslim, tapi itu cuma satu warna dalam palet kehidupannya yang jauh lebih kaya.
Dilahirkan di Uganda, ia adalah anak dari dua sosok berpengaruh: sang ibu, Mira Nair, sutradara film ternama, dan ayahnya, Mahmood Mamdani, seorang akademisi terpandang. Masa kecilnya diwarnai perpindahan dari Afrika Selatan, lalu akhirnya tiba di New York saat usianya menginjak tujuh tahun. Perjalanan itu sendiri sudah seperti sebuah pendidikan.
Hidup di tengah berbagai benua dan budaya bukan sekadar soal tempat tinggal. Pengalaman itu membentuk cara pandangnya. Menurut sejumlah saksi yang mengenalnya, Zohran tumbuh dengan empati yang dalam, terutama untuk mereka yang terpinggirkan. Mungkin itu sebabnya, isu seperti penderitaan rakyat Gaza begitu menyentuh hatinya ia paham betul rasanya berada di antara dunia yang berbeda.
Artikel Terkait
Menara Haji Indonesia di Makkah Ditargetkan Beroperasi pada 2028
Depok Bergerak: Pelebaran Jalan dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Atasi Macet Kronis Sawangan
Otak Tambang Ilegal di Tahura Bukit Soeharto Segera Hadapi Sidang
Tenda Pengungsian di Gaza Diserang Drone, Lima Anak di Antaranya Tewas