JAKARTA – Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra benar-benar mengacaukan dunia pendidikan. Ribuan sekolah rusak, ratusan ribu siswa terdampak. Nah, di tengah situasi sulit itu, ada kabar yang sedikit memberi angin segar. Pemerintah, lewat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, bakal memberikan tunjangan khusus sebesar Rp 2 juta untuk 16.500 guru yang jadi korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Anggarannya tak main-main, mencapai Rp 35 miliar. Namun begitu, dana itu masih harus menunggu proses Revisi Anggaran Tahun 2025. Jadi belum cair sepenuhnya.
“Tunjangan khusus guru di daerah bencana, Rp35 miliar untuk anggaran dari revisi,” jelas Mu’ti dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Kamis (18/12/2025).
“Yang kami sampaikan sebanyak 16.500 guru yang menerima bantuan, kemudian masing-masing menerima bantuan Rp2 juta per guru. Anggaran masih dalam proses revisi tahun 2025,” tambahnya.
Guru memang jadi salah satu kelompok yang paling merasakan dampaknya. Tapi, mereka tidak sendirian. Mu’ti membeberkan, kerusakannya jauh lebih luas. Berdasarkan data per Minggu (14/12) sore, tercatat 3.274 satuan pendidikan terdampak. Angka itu mencakup ratusan PAUD, ribuan SD, sampai puluhan lembaga kursus.
“Kami belum mampu memetakan tingkat kerusakannya karena masih dalam progres dan masih dalam pendataan,” katanya, mengakui kompleksnya situasi di lapangan.
Bayangkan, siswa yang terdampak mencapai 276 ribu orang lebih. Gurunya sendiri sekitar 26 ribu orang. Infrastrukturnya pun babak belur. Ribuan ruang kelas rusak. Belum lagi fasilitas pendukung seperti lab, perpustakaan, bahkan toilet yang rusak jumlahnya juga ribuan. Perangkat teknologi yang semula dikirim untuk sekolah pun ikut terendam banjir.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Salat Id di Aceh, Istana Buka Halalbihalal untuk 5.000 Warga
Presiden Prabowo Salat Id di Aceh, Istana Gelar Open House Lebaran
Presiden Prabowo Buka Istana Negara untuk Halalbihalal Umum, Targetkan 5.000 Tamu
BMKG Prediksi Langit Berawan dan Hujan Ringan di Jakarta Saat Lebaran 2026