Ridwan Kamil dan pantun-pantunnya yang kerap menyelipkan nama Aura Kasih terus memicu tanda tanya. Apa sebenarnya alasan di balik pilihan nama itu? Publik punya kecurigaan sendiri.
Isu hubungan antara mantan Gubernur Jawa Barat itu dengan sang artis memang belum reda. Di media sosial, perbincangan tetap panas. Banyak yang menduga ada kedekatan khusus di antara mereka, meski belum ada bukti konkret.
Jejak digital masa lalu pun ikut digali. Mulai dari foto-foto di Italia, lukisan, sampai yang paling sering dibahas pantun-pantun Kang Emil. Ya, nama Aura Kasih kerap muncul dalam pantunnya, dari 2021 hingga 2023.
Ambil contoh pantun yang sempat viral ini:
"Aura Kasih nampang di baliho. Konser Jumat di Cibiru. Terima kasih kami ucapkan ke Pak Nugroho. Sukses dan sehat di tempat yang baru."
Tak cuma sekali. Di tahun 2022, dalam penutupan MTQ Jabar di Sumedang, ia kembali melantunkan pantun serupa.
"Aura Kasih pergi makan rendang. Atta Halilintar pergi makan bakso tulang. Terima kasih untuk masyarakat Sumedang. MTQ Jabar sukses dengan gemilang," ucap Ridwan Kamil kala itu.
Lalu, apa alasannya? Pertanyaan itu akhirnya dijawab oleh pengacara Ridwan Kamil, Wenda Aluwi. Menurutnya, hal itu sangat biasa.
Wenda menjelaskan, berpantun adalah tradisi populer di Jawa Barat. Menyebut nama Aura Kasih, katanya, hanyalah soal kemudahan berima.
"Oh itu, kalau di Jawa Barat itu pantun dipakai sama semua orang ya. Semua orang pakai. Jadi sekarang di mana-mana kan paling gampang tuh Aura Kasih, terima kasih gitu kan ya," jelas Wenda, seperti dikutip dari pemberitaan Sabtu lalu.
Ia menegaskan, tidak ada yang istimewa dari pilihan kata itu.
Artikel Terkait
Selebgram Safa Marwah Dihujani Curhat Korban Ridwan Kamil
Safa Marwah Ungkap Rasa Malu Terbesar Usai Dituding Dekat dengan Ridwan Kamil
Karina Ranau Buka Luka: Psikiater, Malam di Makam, dan Pesan Terakhir Epy Kusnandar
Nomor Surya Saputra Dicatut, Dihantui Tagihan Pinjol yang Bukan Miliknya