MURIANETWORK.COM - Richard Lee, dokter kecantikan dan podcaster, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Selasa (19 Februari 2026). Ia menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan hak konsumen yang dilaporkan oleh rekannya sesama dokter, yang dikenal sebagai Dokter Detektif (Doktif). Kedatangannya ini menandai babak baru dalam proses hukum yang telah berjalan, setelah sebelumnya ia mangkir dari pemeriksaan karena alasan sakit.
Kedatangan dan Sikap Kooperatif
Tepat pukul 10.19 WIB, Richard Lee tiba di Polda Metro Jaya dengan mengenakan kemeja putih sederhana. Ia tampak tenang meski berada di bawah sorotan kamera, didampingi oleh kuasa hukumnya, Jeffry Simatupang. Kedatangannya ini sekaligus mengikuti putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menolak gugatan praperadilan yang diajukannya sebelumnya.
Di depan awak media yang menunggu, Lee menyatakan sikapnya menghormati keputusan hukum tersebut. "Secara pribadi, saya menghormati hasil putusan pengadilan. Hari ini, saya memilih bersikap kooperatif dan datang untuk memenuhi kewajiban saya sebagai warga negara yang baik," ujarnya.
Klaim Keabsahan Produk dan Kesiapan Bekerja Sama
Menghadapi pemeriksaan yang berlangsung, Richard Lee menyatakan kesiapannya untuk memberikan keterangan selengkap-lengkapnya kepada penyidik. Ia menegaskan komitmennya untuk bersikap jujur dan transparan terkait produk skincare yang dipasarkannya.
"Intinya, semua produk yang saya jual legal, sudah bersertifikasi BPOM, dan diproduksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegas Lee. Ia menambahkan dengan penekanan, "Saya belum pernah menjual produk yang tidak berizin dan berpotensi mencelakai masyarakat."
Duka di Balik Konflik Sesama Profesi
Di balik proses hukum yang dijalaninya, Richard Lee mengungkapkan rasa sedih dan kebingungan atas konflik yang melibatkannya dengan Doktif. Ia menyoroti ironi situasi di mana dua orang dengan profesi serupa justru saling melaporkan hingga sama-sama berstatus tersangka.
"Konflik ini melibatkan dua orang dokter, dua rekan sejawat, dan dua orang yang profesinya sama-sama menjual skincare. Tapi dua-duanya malah saling lapor dan sama-sama jadi tersangka. Secara pribadi, saya sedih dan malu," ungkapnya dengan nada prihatin.
Latar Belakang Kasus
Richard Lee seharusnya telah menjalani pemeriksaan pada 4 Februari 2026, namun saat itu ia berhalangan hadir karena sakit. Laporan dari Doktif yang melandasi kasus ini menyangkut dugaan ketidaksesuaian antara klaim promosi dengan izin edar produk skincare dan treatment kecantikan yang dipasarkan Lee. Produk-produk tersebut juga diduga melakukan klaim berlebihan (over claim) yang berpotensi merugikan konsumen. Pemeriksaan hari ini menjadi langkah krusial untuk mengurai lebih jauh kebenaran dari berbagai dugaan tersebut.
Artikel Terkait
Video Kekerasan Jennifer Coppen Beredar di Tengah Konflik dengan The Connell Twin
The Kings Warden Kuasai Box Office Korea Selatan Saat Libur Imlek 2026
Sule Bawa Kejutan dan Gelak Tawa di Konser Comeback Mahalini
Mahalini Kembali ke Panggung, Konser KOMA Hangatkan Istora Senayan