MURIANETWORK.COM - Anggota parlemen mendesak perusahaan untuk mempersiapkan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dengan perencanaan keuangan yang matang sejak dini. Hal ini disampaikan untuk memastikan hak normatif pekerja dapat dipenuhi tepat waktu, tanpa terkendala oleh dinamika ekonomi atau alasan operasional lainnya.
Perencanaan Arus Kas Harus Jadi Prioritas
Heru Tjahjono, Anggota Komisi IX DPR RI, menegaskan bahwa kewajiban membayar THR seharusnya sudah menjadi bagian integral dari perencanaan arus kas perusahaan sejak awal tahun buku. Menurutnya, pendekatan ini penting agar komitmen kepada pekerja tidak terganggu oleh berbagai tantangan yang mungkin muncul sepanjang tahun.
“THR bukan kewajiban mendadak. Ini kewajiban rutin tahunan yang seharusnya sudah diperhitungkan dalam perencanaan keuangan perusahaan,” ucap Heru di Jakarta, Kamis, 19 Februari 2026.
Menghadapi Tantangan dengan Strategi Matang
Heru mengakui bahwa fluktuasi kondisi usaha dan tantangan ekonomi merupakan realitas yang harus dihadapi dunia bisnis. Namun, justru karena itulah, manajemen perusahaan dituntut untuk memiliki strategi pencadangan dana yang disiplin dan sistematis. Perencanaan yang baik, menurutnya, akan melindungi stabilitas operasional sekaligus memastikan kewajiban kepada pekerja terpenuhi.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Turunkan Baliho Kontroversial Aku Harus Mati Usai Protes Warga
Analis OJK Soroti Biaya Perang Global dan Dampak Fiskal ke Indonesia
Konflik AS-Israel vs Iran Meluas, Korban Jiwa dan Kerusakan Infrastruktur di Beberapa Negara
Trump Beri Batas Waktu ke Iran Buka Selat Hormuz, Ancam Serangan Jika Diabaikan