Kabupaten Aceh Utara dan Bener Meriah akhirnya tersambung kembali. Akses jalan yang sempat putus akibat bencana, kini sudah bisa dilalui mobil. Kabar baik ini langsung disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya lewat akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet.
"Jalan KKA yang menghubungkan Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bener Meriah kini telah kembali dapat dilintasi kendaraan roda empat," ujar Seskab Teddy, Kamis (18/12/2025).
Ini tentu angin segar. Sebelumnya, putusnya jalur itu sempat bikin pusing. Mobilitas warga terhambat, belum lagi soal distribusi bantuan logistik untuk korban bencana yang jadi seret. Dengan terbukanya jalan, kiriman bantuan diharapkan bisa lebih lancar sampai ke lokasi.
Menurut Teddy, pemulihan khususnya di kawasan Jembatan Weh Paseh, Desa Seni Antara, itu merupakan langkah krusial. Ia menekankan, ini bukan cuma soal aspal dan tanah. Konektivitas yang kembali terjalin punya arti lebih besar: memacu kembali aktivitas ekonomi dan kehidupan sosial warga Aceh yang terdampak.
"Pulihnya jalur di kawasan Jembatan Weh Paseh, Desa Seni Antara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, menjadi langkah penting dalam proses pemulihan Aceh," tegasnya.
Di sisi lain, Teddy tak lupa mengapresiasi kerja keras semua pihak di lapangan. Petugas dan warga setempat disebutnya berjasa besar mempertemukan kembali kedua wilayah yang sempat terisolasi itu.
"Dulu terputus, berkat kerja sama dan kerja keras seluruh petugas bersama warga setempat, kini Aceh Utara dan Bener Meriah kembali tersambung," kata dia.
Pemulihan akses ini diharapkan jadi momentum awal. Proses recovery pascabencana memang masih panjang, tapi setidaknya, jalan yang terbuka memberi harapan lebih lebar.
Artikel Terkait
Kanwil DJP Jabar I Blokir 275 Rekening 174 Wajib Pajak dengan Tunggakan Rp224,6 Miliar
Menkeu Bantah Pelemahan Rupiah Akibat Kebijakan Fiskal, Sebut Pengelolaan Keuangan Negara Justru Jadi Motor Pertumbuhan
Kemenhub Mulai Uji Coba Penertiban Truk ODOL pada 1 Juni 2026
Israel Serang Beirut untuk Pertama Kali Sejak Gencatan Senjata, Targetkan Komandan Hizbullah