Di sisi lain, soal layanan digital, BRI tampaknya cukup pede. Mereka memastikan semua sistem, termasuk Super Apps BRImo yang punya lebih dari 100 fitur, bakal siap siaga. Tujuannya satu: biar nasabah bisa bertransaksi dengan nyaman dan tanpa rasa was-was.
Jaringan fisiknya juga nggak kalah kuat. Bayangkan saja, hingga September lalu, mereka punya lebih dari 687 ribu unit e-channel. Itu mencakup ATM, CRM, sampai merchant-merchant yang tersebar di mana-mana. Belum lagi jaringan AgenBRILink yang jumlahnya mencapai sekitar 1,2 juta agen. Lewat agen-agen ini, hampir semua kebutuhan keuangan harian bisa dipenuhi, dari bayar tagihan sampai beli tiket.
“Beragam penguatan layanan terus dilakukan,” tambah Hakim.
Intinya, BRI berusaha merangkul semua kalangan. Buat yang masih bergantung pada uang kartal, persediaan aman. Bagi yang sudah beralih ke digital, layanan dioptimalkan. Semua demi memastikan transaksi keuangan masyarakat tetap lancar, di momen liburan yang seringkali serba mendadak dan padat ini.
Artikel Terkait
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Tutup Usia di Jakarta
Arus Balik Lebaran di Tol Cipali Masih Lancar, Puncak Diprediksi Minggu
Mendagri Zulkifli Hasan Pantau Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp100 Ribu per Kg
KAI Tambahkan Pemberhentian di Jatinegara Antisipasi Macet Monas