Kondisi ini tentu jadi angin segar. Apalagi, ancaman tarif dari Washington yang sebelumnya mencemaskan, belakangan ini terlihat mereda. Ketidakpastian soal tarif AS itu sendiri selama ini dianggap sebagai salah satu faktor yang membuat Bank Sentral Jepang (BOJ) enggan bergerak.
Mereka belum menaikkan suku bunga acuan lagi sejak Januari lalu. Padahal, tekanan untuk melakukannya sudah lama mengemuka.
Dengan data ekspor yang membawa kabar baik ini, banyak analis kini yakin BOJ akan mengambil langkah. Bank Sentral Jepang secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunganya pada hari Jumat. Pertumbuhan ekspor yang kuat ini mungkin jadi pertimbangan terakhir yang mereka butuhkan untuk akhirnya bertindak.
Artikel Terkait
Duel Panas Indonesia vs Vietnam di Perempatfinal Piala Asia Futsal
Dari Bandung ke Swedia: Riyanti dan Lika-Liku Perjalanan yang Tak Terduga
OJK Tunjuk Friderica Widyasari Dewi Isi Posisi Kosong Dewan Komisioner
Kemenpora Apresiasi Forum Pelajar SDGs, Gen Z Didorong Jadi Penggerak Lingkungan