JAKARTA Untuk pertama kalinya, Saut Situmorang, mantan pimpinan KPK periode 2015-2019, angkat bicara soal polemik ijazah Presiden Joko Widodo. Dalam acara "Rakyat Bersuara" di iNews TV, Selasa (16/12/2025), Saut menegaskan bahwa dorongannya hanya satu: integritas nasional.
"Di sini pertama kali hadir, saya tertarik mengikuti ini karena ini integritas nasional," ucapnya.
Ia terlihat serius. Menurut Saut, persoalan ini bukan lagi sekadar urusan dokumen, tapi sudah menyentuh masalah integritas negara secara lebih luas. Debat yang berlarut-larut ini, baginya, justru memunculkan sederet tanda tanya yang mengganggu.
"Saya membayangkan ini yang memiliki ijazahnya dulu gimana sekolahnya," jelas Saut, sambil mengungkapkan kebingungannya. "Karena kan pasti teman seangkatan kita refleks mengenal."
Artikel Terkait
One Way Nasional Diperpanjang Lagi hingga KM 459 Tol Semarang-Solo
Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area KM 52B Arah Jakarta Antisipasi Arus Balik
Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Capai 285 Ribu Kendaraan di Tol Trans Jawa
Arus Balik Lebaran Padat, Rest Area di Tol Cipali Dikelola dengan Sistem Buka-Tutup