BNI baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara daring, Senin kemarin. Rapat yang dipimpin Komisaris Utama Omar Sjawaldy Anwar ini bukan sekadar formalitas. Agenda utamanya jelas: memastikan bank pelat merah ini siap menghadapi dinamika tahun 2026, dengan fondasi tata kelola yang lebih kokoh dan responsif terhadap perubahan regulasi.
Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, menegaskan bahwa semua keputusan yang diambil bersifat strategis. Tujuannya, agar operasional dan strategi bisnis ke depan bisa berjalan lancar tanpa terkendala hal-hal administratif.
“Intinya, RUPSLB ini memastikan tata kelola BNI tetap sejalan dengan regulasi terbaru. Ini soal kesiapan kita menjalankan strategi bisnis tahun depan,” ujar Putrama dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/12/2025).
Lalu, apa saja yang diputuskan? Pertama, pemegang saham menyetujui perubahan Anggaran Dasar. Perubahan ini dilakukan sebagai tindak lanjut permintaan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), yang tertuang dalam surat resmi akhir Oktober lalu. Intinya, penyesuaian ini terkait pengawasan oleh Holding Operasional, sesuai amanat UU BUMN 2025.
Agenda kedua lebih bersifat teknis-operasional. Para pemegang saham memberi lampu hijau untuk pendelegasian wewenang penyusunan dan pengesahan RKAP 2026. Langkah ini diambil biar proses perencanaan tahun depan bisa lebih cepat dan efisien, sehingga BNI bisa langsung lari ketika tahun buku baru dimulai.
Selain itu, rapat juga mengesahkan dokumen Recovery Plan yang telah diperbarui. Ini adalah bagian dari kewajiban mematuhi regulator sekaligus bentuk kesiapsiagaan BNI untuk menjamin keberlanjutan operasinya.
Ada juga perubahan di jajaran dewan. RUPSLB secara resmi mengukuhkan pemberhentian Suminto dari posisi Komisaris. Latar belakangnya, Suminto sudah ditugaskan sebagai anggota Dewan Komisioner LPS sejak Oktober lalu.
Artikel Terkait
Kemkominfo Ungkap 110 Juta Anak RI di Dunia Maya, Pengawasan Orang Tua Jadi Kunci
ASEAN dan India Pacu Wisata Kapal Pesiar, Rute Baru dan Konektivitas Jadi Fokus
Meikarta Mulai Garap 141.000 Unit Rusun Subsidi, Lahan Dinyatakan Clean and Clear
MNC University Gelar Forum Pelajar SDGs, Siapkan Pemimpin Masa Depan