Alasan Fadli Zon Usung Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan sejumlah alasan mengapa Presiden ke-2 RI, Soeharto, dipertimbangkan untuk menerima gelar pahlawan nasional.
Peran Kunci dalam Serangan Umum 1 Maret 1949
Menurut Fadli Zon, salah satu pertimbangan utama adalah peran Soeharto dalam memimpin Serangan Umum 1 Maret 1949. Peristiwa bersejarah ini merupakan serangan besar yang berhasil merebut kembali Kota Yogyakarta dari pendudukan Belanda.
Fadli menekankan betapa pentingnya peristiwa tersebut. Saat itu, Belanda tidak mengakui kedaulatan Indonesia. Serangan Umum 1 Maret dinilai sebagai momen penting yang menunjukkan eksistensi Indonesia di mata dunia dan menjadi bagian dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
"Itu menandakan Pak Harto sebagai komandan pertempuran Serangan Umum 1 Maret punya jasa di dalam kemerdekaan, perang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia," jelas Fadli Zon di Istana Negara, Jakarta Pusat.
Jasa-Jasa Lain Soeharto
Selain peristiwa 1949, Fadli Zon juga menyebutkan kontribusi lain Soeharto. Politikus Partai Gerindra itu menyinggung peran Soeharto dalam berbagai operasi militer, termasuk operasi pembebasan Irian Barat, serta dalam menghadapi pergolakan dalam negeri.
Fadli Zon menyatakan bahwa semua pertimbangan dan rincian jasa-jasa Soeharto akan disampaikan lebih lengkap dalam proses pengusulan gelar pahlawan nasional tersebut.
Artikel Terkait
Pemerintah Respons Anjloknya Harga TBS Sawit, Buka Masa Transisi Kebijakan Ekspor Satu Pintu hingga Agustus 2026
KPK Periksa Enam Saksi Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim yang Seret Wakil Ketua DPRD
Como 1907 Cetak Sejarah, Lolos ke Liga Champions untuk Pertama Kalinya dalam 119 Tahun
Pengacara Tom Lembong dan Nadiem Makarim Kritik Penegakan Hukum yang Dianggap Serampangan dan Ancam Masa Depan Negara Hukum