Namun begitu, Maruarar menegaskan bahwa fase penanganan saat ini masih tanggap darurat. Rekonstruksi dan rehabilitasi yang menyeluruh belum dimulai.
Di sisi lain, pemerintah sudah menjanjikan akan membangun kembali rumah-rumah yang hancur itu. Janji itu disampaikan langsung oleh sang Menteri. Hanya saja, sebelum pembangunan fisik dimulai, masih ada pekerjaan persiapan yang harus diselesaikan.
Tim gabungan yang melibatkan TNI, Polri, BNPB, dan pemerintah daerah sudah turun ke lapangan. Mereka melakukan survei untuk mencari lokasi-lokasi yang layak dan aman untuk permukiman baru.
Pungkasnya. Upaya pemulihan tampaknya masih panjang. Di balik angka-angka statistik yang dingin, tersimpan puluhan ribu kisah pilu warga yang kehilangan tempat bernaung.
Artikel Terkait
Ammar Zoni Protes Penempatan di Nusakambangan: Saya Bukan Penjahat Besar
No Na Rilis Work (+62), Video Musik yang Sorot Kekuatan Fisik dan Tarian
Banjir Longsor Cisarua, BRI Bergerak Cepat Bantu Korban dan Trauma Healing
Tiga Puluh RT di Jakarta Masih Terendam, Warga Terpaksa Mengungsi