Suasana haru tiba-tiba menyelimuti penutupan Rakernas PSI di Makassar. Di depan para kadernya, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Kaesang Pangarep, tak bisa menahan air matanya. Momen itu langsung memancing dukungan riuh dari seluruh peserta yang hadir.
Kaesang sebenarnya sudah menyiapkan pidato. Tapi, di detik-detik itu, rasanya sulit baginya untuk membacanya.
"Saya ini jujur sebenarnya harus membaca dari pidato ini, cuma saya nggak bisa, mohon maaf," ujarnya, suara terbata-bata.
Mendengar itu, para kader serentak berdiri. Ruangan bergemuruh oleh tepuk tangan dan sorakan yang memanggil namanya. Dukungan mereka spontan dan penuh semangat, seolah ingin menguatkan sang ketua umum.
Setelah menarik napas, Kaesang pun menyampaikan janjinya. Suaranya sudah lebih tegas.
"Cuma satu hal yang akan saya janjikan kepada teman-teman semuanya, bahwa PSI akan menjadi partai yang sangat besar kemudian hari," tegas putra bungsu Presiden Jokowi itu.
Namun begitu, janji besar itu tentu butuh kerja keras. Kaesang lantas meminta seluruh elemen partai untuk bergerak bersama. Dia mengajak mereka untuk saling membantu, bergotong royong, demi satu tujuan.
"Saya minta tolong kerja samanya semuanya untuk bisa bekerja keras, membantu, saling gotong royong supaya cita-cita kita bisa tercapai," pinta Kaesang.
Rakernas pun ditutup dengan sebuah tekad. Ada haru, ada air mata, tapi yang paling kuat adalah semangat untuk membesarkan partai yang masih terbilang muda ini. Tantangan ke depan pasti berat, tapi mereka berangkat dari Makassar dengan komitmen yang menguat.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi