Nezar lalu menggambarkan sebuah visi yang cukup menarik.
"Bayangkan Asia di mana para insinyur India dan inovator digital Indonesia bekerja berdampingan, perusahaan startup dari Bangalore dan Jakarta bersama-sama menciptakan solusi AI, universitas-universitas kita membentuk jalur bakat bersama, serta pemerintah kita membentuk kerangka kerja regional untuk teknologi yang bertanggung jawab,"
katanya penuh semangat.
Intinya, kerja sama ini diharapkan bisa memicu lebih banyak kolaborasi nyata. Berbagi pengetahuan, dan yang paling penting, menciptakan inovasi bersama.
"Bersama-sama kita dapat membangun Asia yang tidak hanya maju secara digital, tetapi juga terhubung secara budaya dan bersatu secara strategis,"
pungkas Nezar.
(Febrina Ratna Iskana)
Artikel Terkait
Pemerintah Klaim Fondasi Ekonomi Kuat Hadapi Gejolak Timur Tengah
Kemenag Siapkan 117 Titik Pantau Hilal untuk Penetapan Idulfitri 1447 H
Gelandang Persija Kritik Kondisi Lapangan JIS Usai Raih Dua Hasil Imbang
Inspirasi Ucapan Idul Fitri 2026 Jelang Perayaan 21 Maret