NONTHABURI – Bagi para penggemar futsal, catat baik-baik jadwal ini. Timnas Futsal Indonesia akan memulai perjalanannya di SEA Games 2025 dengan menghadapi Myanmar. Pertandingan perdana ini bakal disiarkan langsung di MNCTV, Minggu sore nanti.
Laga pembuka itu dijadwalkan digelar di Nonthaburi Sports Complex, Thailand. Menurut rencana, bola akan menggelinding tepat pukul 16.00 WIB. Ini adalah matchday pertama, dan start yang bagus tentu jadi impian semua pihak.
Ngomong-ngomong soal format, cabang futsal putra kali ini pakai sistem round robin. Lima tim peserta akan saling berhadapan. Hasilnya? Posisi puncak klasemen otomatis bawa pulang emas. Posisi kedua dapat perak, dan ketiga puas dengan perunggu. Makanya, setiap poin dari awal sangat berharga.
Namun begitu, jalan menuju podium tak akan mudah. Di partai terakhir nanti, Indonesia baru akan berjumpa dengan raksasa regional, Thailand. Tabungan poin sejak pertandingan awal jelas krusial untuk mengamankan posisi.
Bukan cuma Thailand yang diwaspadai. Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia, Michael Victor Sianipar, juga menilai Vietnam sebagai ancaman serius.
“Kami dalam persiapan mengantisipasi memang Thailand dan Vietnam karena mereka lawan yang kuat kalau berbicara futsal. Pelatih sudah mengantisipasi hal ini dan sudah mempersiapkan taktik-taktik tertentu yang nantinya akan digunakan dalam pertandingan,” ujar Michael.
Meski begitu, sebelum memikirkan kedua tim kuat itu, fokus utama harus tertuju pada Myanmar dulu. Walaupun dianggap bukan lawan seimbang, anak asuh Hector Souto diharapkan tak lengah sedikitpun. Dalam olahraga, kejutan selalu mungkin terjadi.
Jadi, jangan lupa saksikan. Timnas Futsal Indonesia vs Timnas Futsal Myanmar, Minggu (15/12/2025), pukul 16.00 WIB. Siaran langsungnya hanya di MNCTV.
Artikel Terkait
Kemensos Berhentikan 49 Pendamping PKH Sepanjang 2025 Akibat Langgar Aturan Penyaluran Bansos
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Akan Intervensi Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Senilai Rp27 Miliar
Pendapatan IMAX Turun 6,5 Persen di Kuartal I 2026, Laba Bersih Anjlok 26 Persen
Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Rekomendasi Setebal 3.000 Halaman ke Presiden Prabowo