Menyikapi kejadian ini, Kementerian Luar Negeri tidak henti-hentinya mengingatkan.
"Kami imbau seluruh calon pekerja migran Indonesia untuk selalu taat pada prosedur resmi. Patuhi peraturan, baik di dalam negeri maupun di negara tujuan," tegas Kemlu dalam pernyataannya.
"Ini penting banget. Tujuannya jelas: biar terhindar dari penipuan, eksploitasi, atau malah berurusan dengan hukum. Risikonya besar, bisa merugikan diri sendiri dan keluarga di rumah."
Di sisi lain, Kemlu memastikan bahwa pemantauan situasi akan terus dilakukan. Mereka berkomitmen untuk memastikan proses pemulangan seluruh WNI yang tersisa berjalan aman, cepat, dan terkoordinasi dengan baik. Perjalanan masih panjang, tapi upaya penyelamatan warga negara tetap jadi yang utama.
Artikel Terkait
291 WNI Diselamatkan dari Sindikat Penipuan di Myanmar, Gelombang Evakuasi Terbaru Tiba di Tanah Air
LocalLove Market Bandung: Belanja Lebaran Sambil Healing dan Bikin Parfum Sendiri
BRI Buka Lima Jalur Khusus untuk Calon Pemimpin Masa Depan
Kejagung Geledah Rumah Eks Menteri Siti Nurbaya, Sita Dokumen Terkait Kasus Sawit