“Kemitraan ini memperkuat fondasi regulasi dan operasional yang kita butuhkan,” ujarnya. Menurutnya, langkah ini krusial untuk mengintegrasikan pesawat VTOL ke dalam jaringan penerbangan nasional Saudi.
Sementara dari pihak Archer, pendiri sekaligus CEO-nya Adam Goldstein tak kalah semangat. Ia memuji komitmen Arab Saudi dalam membangun ekosistem transportasi masa depan.
“Kami merasa terhormat menjadi bagian dari upaya transformatif ini,” kata Goldstein.
Ia menambahkan, kolaborasi ini diharapkan bisa menghadirkan transportasi udara yang lebih berkelanjutan dan tak terlalu bising untuk jutaan penduduk. Sebuah langkah awal yang menarik untuk dilihat perkembangannya.
Artikel Terkait
Roy Suryo Klaim Surat Perintah di Balik Perubahan Sikap Rismon Soal Ijazah Jokowi
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Dikabarkan Dirawat di Rusia Usai Dugaan Serangan
Hashim Minta ASN Junior Diprioritaskan Dapat Rumah Subsidi, Tawarkan Internet Rp100 per Bulan
Ekspor Listrik Hijau ke Singapura Jadi Pintu Masuk Investasi Industri Teknologi Tinggi