Bagi umat Yahudi, lokasi ini bukan cuma tanah kosong. Mereka menyebutnya Bukit Bait Suci, tempat yang diyakini pernah berdiri dua kuil kuno Yahudi. Klaim inilah yang kerap dijadikan dasar untuk melakukan aksi-aksi semacam ini.
Namun begitu, status Yerusalem Timur sendiri masih jadi sengketa panjang. Israel mendudukinya usai Perang Arab-Israel 1967, lalu melakukan aneksasi pada 1980. Sayangnya, langkah itu sampai sekarang tidak diakui oleh mayoritas negara di dunia.
Jadi, apa yang terjadi Selasa lalu bukan insiden tunggal. Ia adalah episode terbaru dari konflik berlarut-larut yang berpusat pada sepetak tanah yang dianggap suci oleh dua keyakinan.
Artikel Terkait
Korlantas Polri Terapkan Sistem Satu Arah Sepenggal di Tol Trans Jawa untuk Antisipasi Macet Mudik
Menteri ESDM Sambut Angin Segar Kelonggaran Lintas Kapal di Selat Hormuz
Pertumbuhan Kredit Perbankan Melambat, Kredit Investasi Tembus 20 Persen
Pelabuhan Merak Masih Sepi, Puncak Arus Mudik Diprediksi 18-19 Maret 2026