Di sisi lain, rencana ini bukan cuma soal bisnis semata. Menurut Menhub, pembangunan "trans railway" di ketiga pulau besar itu punya tujuan yang lebih luas. Ia diharapkan bisa membuka konektivitas baru, menghubungkan kawasan industri, tambang, dan pelabuhan yang selama ini mungkin belum terjangkau optimal.
"Harapannya dengan dilakukan pengembangan trans railway di luar pulau jawa itu akan membantu KAI untuk mengembangkan kereta khususnya yang logistik di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi," paparnya.
Namun begitu, proyek sebesar ini tentu butuh sokongan kuat. Pemerintah tidak menutup mata bahwa realisasinya memerlukan investasi besar dan teknologi mumpuni. Untuk itulah, PT KAI didorong untuk menjajaki kerja sama internasional.
Beberapa negara sudah diajak bicara, terutama untuk proyek di Kalimantan dan Sulawesi yang dianggap paling menantang. "Saat ini kami sudah mendorong PT KAI untuk membuka kerja sama dengan beberapa negara agar pembangunan trans railway di Kalimantan dan Sulawesi bisa segera terwujud," tandas Dudy.
Jadi, selain pemerataan pembangunan, langkah ini adalah strategi untuk mengokohkan tulang punggung finansial BUMN pelatih merah tersebut. Semuanya berjalan beriringan.
Artikel Terkait
Purbaya Guncang Kemenkeu: 36 Pejabat Baru Diharap Dorong Indonesia Naik Kelas
Imlek dan Ramadan Berpadu, Lapangan Banteng Jadi Panggung Kerukunan 2026
KPK Serahkan Keputusan Pemeriksaan Jokowi ke Penyidik
Enam Laporan Masuk, Polisi Dalami Materi Mens Rea Pandji Pragiwaksono