"Utang-utang gugur karena ini kejadian luar biasa ya. Utang akan dihapus. Ini bukan kelalaian, tapi force majeure," katanya tegas.
Di sisi lain, kerusakan pada bendungan dan lahan pertanian jelas mengancam pasokan pangan lokal. Soal ini, Prabowo sudah punya antisipasinya. Dia memastikan ketersediaan pangan untuk masyarakat Aceh akan dijaga, salah satunya dengan mengerahkan cadangan pangan pemerintah.
"Kalau sawahnya rusak, kita bantu perbaiki. Sementara belum sepenuhnya (pulih), pangan akan kita kirimkan. Cadangan kita cukup banyak," ucapnya.
Menutup kunjungannya, Prabowo menyampaikan apresiasi. Dia melihat sendiri bagaimana semua pihak, mulai dari instansi pemerintah, TNI, Polri, hingga relawan dan masyarakat, bekerja sama dengan solid di lapangan.
"Saya lihat kondisi kerja semua instansi baik, bahu-membahu bersama rakyat, bersama pemerintah daerah, polisi, tentara, semua bekerja," pungkas Presiden.
Harapannya, kolaborasi seperti ini bisa terus berlanjut. Pemulihan Aceh, bagaimanapun, adalah pekerjaan besar yang butuh sinergi semua elemen.
Artikel Terkait
Arbeloa Bawa Mbappe dan Bellingham ke Manchester, City Hadapi Tugas Mustahil
Pemudik Rela Begadang Demi Tiket Kereta, Stasiun Jakarta Dipadati 54 Ribu Penumpang
Lonjakan 50% Pemudik di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Lain di Jakarta Justru Sepi
Pemerintah Finalisasi Formasi dan Skema Rekrutmen ASN 2026