Kondisi di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, perlahan mulai ditangani. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyatakan bahwa penyaluran bantuan untuk korban banjir dan longsor di daerah itu sudah berjalan optimal. Bahkan, langkah lebih jauh sudah diambil dengan mempersiapkan hunian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Utara ini memang meninggalkan duka yang dalam. Data terakhir per Kamis lalu mencatat, setidaknya 11 orang meninggal dunia. Sementara itu, lebih dari 12 ribu jiwa terpaksa mengungsi meninggalkan rumah mereka.
Suharyanto turun langsung ke lokasi untuk menyampaikan simpati.
"Saya hadir di sini pertama mengucapkan belasungkawa, turut merasakan kesedihan bapak/ibu sekalian, mudah-mudahan kondisi ini segera berlalu," ujarnya dalam keterangan tertulis pada Sabtu (6/12/2025).
Di sisi lain, dia juga memaparkan sejumlah solusi konkret. Untuk penanganan jangka pendek, perbaikan tanggul yang jebol di Langkat sedang dikerjakan secara intensif. Pengerjaannya ditargetkan selesai dalam tiga hari ke depan.
Nah, bagi warga yang rumahnya rusak parah dan tidak layak huni, pemerintah punya rencana lain. Mereka akan membangun huntara atau hunian sementara. Ini jadi solusi agar warga punya tempat tinggal yang lebih layak sambil menunggu proses pemulihan.
Tak hanya itu, bantuan tunai juga disiapkan sebagai bentuk rehabilitasi.
"Adapun bagi rumah rusak juga mendapatkan 15 juta, rusak sedang 30 juta dan rusak berat sebesar 60 juta," jelas Suharyanto.
Upaya-upaya ini diharapkan bisa meringankan beban warga Langkat dan mempercepat pemulihan kehidupan mereka pasca-bencana.
Artikel Terkait
Setelah 20 Kali Gagal, Perempuan Pematangsiantar Akhirnya Raih Beasiswa LPDP ke King’s College London
JK Marah Besar Dituduh Nistakan Agama Kristen, 40 Ormas Laporkan Ade Armando Cs ke Bareskrim
Lebih dari 103 Ribu Jemaah Haji Telah Diberangkatkan, Pemerintah Tegaskan Larangan Visa Non-Haji
Pemeriksaan Mata Gratis untuk Warga Prasejahtera Digelar di Kadudampit, Target 100 Peserta Skrining Katarak