Namun begitu, gambaran lengkapnya tentu tak semulus itu. Ada beberapa titik yang perlu diperhatikan. Ambil contoh angka pengangguran, yang memang stabil di level rendah 2,2 persen sejak September. Tapi di sisi lain, investasi modal justru menunjukkan tren yang kurang menggembirakan. Setelah sempat naik 1,5 persen di kuartal kedua, investasi malah merosot 3,1 persen pada kuartal ketiga.
Lalu ada soal inflasi, yang selalu jadi momok. Per 1 Desember, tingkat inflasi tahunan Rusia tercatat mencapai 6,61 persen. Kenaikan harga komoditas, yang sudah naik 5,27 persen sepanjang tahun ini, jelas jadi salah satu penyumbang utamanya.
Jadi, meski target pertumbuhan diumumkan, jalan menuju ke sana masih dipenuhi tantangan. Stabilitas lapangan kerja adalah modal, tapi tekanan dari investasi yang lesu dan inflasi yang menggerogoti daya beli, tetap menjadi pekerjaan rumah yang berat.
Artikel Terkait
Free Float Saham Naik Dua Kali Lipat, Pemerintah Beri Suntikan Darah Segar ke Pasar
Kasus Dugaan Penggelapan Dana Fujianti Utami Naik ke Penyidikan
Sidang Isbat Ramadan 2026 Digelar 17 Februari, Menteri Agama Pimpin Langsung
Satu Kampus dari PAUD hingga SMA: Sekolah Terintegrasi Siap Dibangun di Tiap Kecamatan