"Pertama melalui jalur laut menggunakan skid tank dan pengiriman tabung isi dari Teluk Kabung, Sumatera Barat, ke Nias, Sibolga, dan Tapanuli Tengah,"
tuturnya.
"Kedua melalui jalur darat, lewat Pakpak Bharat ke Tapteng Sibolga."
Langkah-langkah darurat ini diharapkan bisa meringankan beban warga. Khususnya mereka yang terjebak di daerah terisolir di Sumut dan Aceh. Meski begitu, situasi di lapangan tetap rumit.
Pemerintah sendiri memastikan stok BBM dan LPG di daerah terdampak sebenarnya masih aman. Masalah utamanya cuma satu: distribusi. Jalan-jalan yang hancur dan akses yang putus masih menjadi kendala terbesar yang harus dihadapi setiap hari.
Artikel Terkait
Trump Pilih Kevin Warsh untuk Pimpin The Fed, Akhir dari Perburuan Berbulan-bulan
Siaga 3 Katulampa Picu Aksi Antisipasi Banjir di Ibu Kota
Layang-Layang hingga Biawak: Tantangan Tak Terduga di Balik Ketepatan Waktu Kereta Cepat Whoosh
Trump Umumkan Pilihan Ketua Fed Pagi Ini, Siapa yang Akan Gantikan Powell?