Banjir bandang dan tanah longsor masih jadi mimpi buruk bagi banyak warga di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dampaknya parah. Mobilitas lumpuh, sementara kebutuhan pokok untuk mengungsi melonjak drastis. Keadaan benar-benar sulit.
Merespon hal ini, PT Astra Honda Motor (AHM) pun bergerak. Lewat jaringan dealernya, mereka mulai mendistribusikan bantuan darurat. Tujuannya sederhana: meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah.
Executive Vice President AHM, Thomas Wijaya, menyampaikan rasa duka yang mendalam. Dari Cikarang, Bekasi, ia menyatakan seluruh jaringan Honda siap memberikan dukungan secepat mungkin.
“Di penghujung tahun 2025 kita juga sedang turut berbela sungkawa atas musibah yang melanda saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” ujar Thomas Wijaya.
Bantuan pokok seperti sembako dan makanan siap saji langsung dikirim, berkolaborasi dengan main dealer setempat. Harapannya, bantuan itu bisa segera sampai ke tangan yang membutuhkan di tengah situasi yang serba terbatas.
“Aksi cepat tanggap kami lakukan dengan mengirimkan bersama dengan main dealer berupa bantuan sembako dan makanan siap saji untuk para korban,” kata Thomas.
Tak cuma bantuan logistik. AHM juga membuka layanan servis gratis untuk motor Honda yang kena imbas banjir atau longsor. Ini penting, biar masyarakat bisa kembali punya alat transportasi untuk urusan-urusan mendesak.
“Kami juga mengadakan servis gratis sepeda motor Honda dan juga masih dilakukan dalam beberapa waktu ke depan,” jelasnya.
Thomas berharap pemulihan di ketiga daerah itu berjalan cepat. Jaringannya, kata dia, akan tetap siaga selama masa tanggap darurat berlangsung. Semua demi membantu kehidupan warga kembali berjalan normal.
“Semoga kehidupan di ketiga wilayah bencana ini agar segera pulih sehingga kita dapat optimal membantu saudara kita di ketiga daerah bencana,” tutupnya.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Sumba Barat, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Tingkat Pengangguran Indonesia Turun ke 4,68 Persen pada Februari 2026, BPS Catat Penambahan 1,9 Juta Pekerja Baru
BPS Rilis Indeks Baru, Industri Manufaktur Nasional Ekspansi di Kuartal I-2026
Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Ditopang Industri dan Konsumsi Domestik