Di Tengah Reruntuhan Longsor Sibolga, Seorang Brimob Temukan Jenazah Ibunya Sendiri

- Rabu, 03 Desember 2025 | 03:45 WIB
Di Tengah Reruntuhan Longsor Sibolga, Seorang Brimob Temukan Jenazah Ibunya Sendiri

JAKARTA - Operasi pencarian korban longsor di Sibolga, Sumatera Utara, diwarnai sebuah kisah yang menyayat hati. Seorang anggota Satbrimob Polda Sumut harus menerima kenyataan pahit: jenazah lansia yang berhasil dievakuasi timnya ternyata adalah ibu kandungnya sendiri. Kronologi kejadian ini sungguh memilukan.

Kala itu, tim Brimob masih bekerja keras menyisir area bencana. Lokasinya berantakan, dipenuhi puing kayu dan lumpur tebal. Dengan susah payah, para personel bergantian memindahkan material demi satu harapan: menemukan korban yang masih tertimbun.

Lalu, dari balik tumpukan reruntuhan, terlihatlah jenazah seorang perempuan lanjut usia. Suasana yang awalnya fokus pada pekerjaan, mendadak berubah hening. Salah satu anggota, yang melihat lebih dekat, langsung terpaku. Wajah itu terlalu dikenalnya. Tanpa disangka, korban yang mereka temukan adalah ibunya sendiri.

“Di tengah upaya pencarian korban longsor di Sibolga, personel Brimob Polda Sumut menemukan satu jenazah wanita lansia. Belakangan diketahui, almarhumah adalah ibu kandung dari salah satu personel brimob sendiri,"

Begitu bunyi keterangan resmi dari Brimob Polda Sumatera Utara, Selasa (2/12/2025) lalu.

Guncangan emosi pasti luar biasa. Tapi, dalam duka yang mendalam, sang anggota justru menunjukkan keteguhan yang luar biasa. Dia memilih untuk tetap melanjutkan tugas, bersama rekan-rekannya, dengan penuh hormat mengangkat jenazah sang ibu ke ambulans yang menunggu.

Pihak Brimob pun mengakui ketegaran hati anak buahnya. Mereka menulis, "Meski hati ikut berduka, para personel tetap menjalankan tugas dengan penuh hormat dan keteguhan."

Sebuah gambaran nyata tentang pengorbanan di lapangan. Di balik seragam dan tugas, mereka adalah manusia dengan cerita dan rasa sakitnya sendiri. Peristiwa di Sibolga ini mengingatkan kita semua akan betapa beratnya pilihan yang harus dihadapi para penolong di garis depan bencana.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar