Suasana di Kadudampit, Sukabumi, mendadak tegang Jumat siang lalu. Seorang bocah perempuan berinisial SH (6) harus dilarikan dengan kondisi kritis. Penyebabnya? Tembakan dari sebuah senapan angin yang mengenai kepalanya.
Menurut keterangan polisi, kejadiannya sekitar pukul dua siang. Ayah tiri korban, yang disingkat S, sedang membersihkan senapan angin jenis PCP kaliber 4,5 mm. Rupanya, tanpa disadarinya, di dalam laras masih tersisa satu peluru. Nahas, posisi SH saat itu kebetulan berada tepat di depan laras.
Kapolsek Kadudampit Ipda Suhendar menjelaskan kronologinya.
"Pada saat membongkar bagian popor, senapan angin tersebut tiba-tiba meletus," ujarnya, Sabtu (7/2).
"Di depan laras senapan saat itu terdapat korban, sehingga peluru mengenai bagian atas pelipis dan menembus ke belakang kepala."
Dampaknya sungguh parah. Peluru itu disebut menembus kepala sang anak.
Melihat putrinya terjatuh dan berlumuran darah, S panik. Dia langsung memanggil istrinya. Korban lalu dibawa secepatnya ke Puskesmas Kadudampit. Tapi karena lukanya terlalu serius, petugas kesehatan menyarankan rujukan. SH kemudian dipindahkan ke RS Betha Medika di Cisaat untuk penanganan intensif.
Sayangnya, kabar yang datang tak menggembirakan. Kondisi SH masih sangat kritis.
"Korban anak perempuan saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri," tambah Kapolsek Suhendar.
Saat ini, S telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Investigasi masih terus berjalan untuk mengungkap detail kelalaian yang terjadi. Keluarga pun kini berharap-harap cemas menunggu perkembangan kondisi sang anak.
Artikel Terkait
Direktur Hanania Travel Ditetapkan Tersangka Penipuan Umrah, Kerugian Korban Capai Rp12 Miliar
5 Destinasi Wisata Populer di Surabaya, dari Wisata Religi hingga Sejarah Perjuangan
PDIP Nilai Jokowi Keliling Daerah Bisa Perkuat Soliditas Partai
InJourney Airports Bagikan 79 Sapi dan 10 Kambing untuk Warga Sekitar Bandara di Idul Adha 2026