5 Destinasi Wisata Populer di Surabaya, dari Wisata Religi hingga Sejarah Perjuangan

- Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:45 WIB
5 Destinasi Wisata Populer di Surabaya, dari Wisata Religi hingga Sejarah Perjuangan

Menghabiskan waktu liburan di Surabaya, Jawa Timur, tidak akan pernah membosankan. Kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia ini menawarkan perpaduan sempurna antara wisata sejarah, budaya, dan religi yang menarik untuk dieksplorasi. Setidaknya ada lima rekomendasi destinasi wisata populer yang wajib masuk dalam daftar perjalanan.

Salah satu tempat yang mencerminkan keberagaman etnis di Indonesia adalah Kampung Arab Ampel. Kawasan yang berlokasi di Jalan Ampel Kejeron I Nomor 4, Kecamatan Semampir ini dihuni oleh mayoritas penduduk keturunan Arab. Tempat ini sangat populer sebagai destinasi wisata religi utama di Surabaya. Selain kental dengan nuansa budaya Timur Tengah yang autentik, pengunjung juga bisa berburu aneka suvenir menarik, mulai dari pakaian, minyak wangi, hingga peralatan ibadah. Wisatawan dapat menikmati suasana kampung ini secara gratis.

Bagi pencinta wisata budaya, Kelenteng Sanggar Agung menjadi pilihan yang menarik. Kelenteng yang terletak di kawasan Pantai Ria Kenjeran, tepatnya di Jalan Sukolilo Nomor 100, memiliki daya tarik visual yang memukau. Bangunan ini berdiri megah dengan ikon patung Dewi Kwan Im, patung Sha Nan dan Tong Nu, serta ornamen patung naga yang meliuk indah di tepi laut. Suasana sakral sangat terasa, terutama saat perayaan Imlek yang selalu dibanjiri pengunjung lokal maupun mancanegara. Harga tiket masuknya sangat terjangkau, yakni berkisar antara Rp5 ribu hingga Rp10 ribu.

Sementara itu, Surabaya juga dikenal memiliki wisata museum yang sangat terawat, salah satunya Museum House of Sampoerna. Gedung megah bergaya kolonial yang beralamat di Taman Sampoerna Nomor 6 ini awalnya merupakan lokasi pertama produksi rokok Sampoerna. Pengunjung dapat mempelajari sejarah kretek di Indonesia, mengenal jenis cengkih, melihat koleksi pemantik kuno, hingga menyaksikan proses produksi secara langsung. Fasilitas menarik lainnya meliputi tur keliling kota gratis dengan bus, kafe, dan toko suvenir di lantai dua. Tempat yang tidak memungut biaya masuk alias gratis ini juga menawarkan banyak sudut estetis untuk berfoto.

Belum lengkap rasanya jika berkunjung ke Surabaya tanpa singgah di Tugu Pahlawan. Monumen ikonis yang menjulang tinggi di Jalan Pahlawan, Kecamatan Bubutan ini telah berdiri kukuh sejak masa penjajahan. Dikelilingi oleh pepohonan rindang dan taman hijau yang asri, kawasan ini sangat cocok dijadikan tempat bersantai setelah lelah berkeliling kota. Pengunjung dapat memasuki area monumen bersejarah ini secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Di kompleks yang sama dengan Tugu Pahlawan, terdapat Museum 10 November yang menjadi saksi bisu heroisme perjuangan masyarakat Surabaya saat peristiwa 10 November 1945. Destinasi wisata edukasi sejarah ini menyimpan banyak cerita dan bukti perjuangan fisik di masa lalu. Pengunjung dapat menyusuri berbagai koleksi berharga, mulai dari rangkaian foto dan lukisan yang menggambarkan situasi mencekam pada zaman perang, benda koleksi bersejarah milik tokoh besar Bung Tomo, hingga aneka peralatan dan senjata perang yang digunakan oleh arek-arek Suroboyo saat melawan penjajah. Untuk menikmati seluruh koleksi sarat nilai sejarah dan edukasi ini, para pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp5 ribu.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar