Ia berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban, setidaknya untuk memenuhi kebutuhan pokok dan mendukung aktivitas warga yang porak-poranda.
Sementara itu, Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, menambahkan dimensi lain dari bantuan ini. Menurutnya, kehadiran langsung tim BTN di lapangan juga punya nilai dukungan moril yang tak kalah penting.
"Di masa-masa sulit ini, kami berupaya hadir dan mempercepat penyaluran bantuan sehingga dapat mengurangi beban para korban," tutur Ramon.
Soal koordinasi dengan universitas dan pemda, Ramon punya penjelasan. Kerja sama ini dipilih agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan cepat sampai ke tangan yang membutuhkan.
"Universitas dan pemerintah merupakan dua lembaga besar di Padang yang tentunya memiliki jaringan kuat dan akses langsung ke warga. Sehingga diharapkan distribusi bantuan menjadi lebih cepat dan efektif terutama dalam kondisi darurat," paparnya.
Tak lupa, perhatian juga diberikan kepada keluarga besar BTN sendiri. Perusahaan mengunjungi para karyawan, termasuk Tenaga Alih Daya (TAD), yang ikut menjadi korban banjir. Kunjungan ini dimaksudkan sebagai bentuk dukungan moril di kala sulit. Aksi tanggap bencana ini sendiri merupakan bagian dari program BTN Peduli yang sedang berlangsung di wilayah Sumatera.
Artikel Terkait
Gagal Bayar Rp1,2 Triliun, Kasus DSI Sampai ke Istana
Rully Anggi Akbar: Sate Man Bertahan, Bisnis Terpukul Laporan Polisi
Cak Imin Peringatkan Ancaman Ganda Pasca-Bencana: Kemiskinan Melonjak, Kelas Menengah Menyusut
Persija Rekrut Fajar Fathur Rahman, Bek Sayap Andalan untuk Gempur Gelar Juara