Presiden Berangkat Pagi Buta ke Sumatera Utara
Hari masih pagi ketika Presiden Prabowo Subianto bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta. Tepat di sekitar pukul enam pagi, pesawat membawanya menuju Bandara Raja Sisingamangaraja XII di Tapanuli Utara. Tujuannya jelas: meninjau langsung wilayah yang dilanda banjir dan tanah longsor.
Kunjungan ini merupakan respons cepat pemerintah untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal. Prabowo ingin melihat dengan mata kepalanya sendiri kondisi di lapangan. Ia akan mengecek titik-titik kerusakan parah serta gangguan pada layanan dasar yang dialami warga.
Di sisi lain, langkah darurat sudah dijalankan. Presiden ingin memastikan semuanya sesuai standar cepat, tepat, dan terkoordinasi. Ia sebelumnya telah memerintahkan seluruh jajaran untuk bekerja tanpa delay. Tujuannya satu: meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
Artikel Terkait
Yayasan Gates Siapkan Rp150 Triliun, Tapi PHK 500 Karyawan Mengintai
Cipratan Air Banjir Picu Amuk, Warga Koja Berakhir dengan Luka di Wajah
Ekonomi Jerman Akhirnya Tumbuh Tipis, Tapi Beban Ekspor Masih Membelit
Ekspor Mobil Ramah Lingkungan Korsel Tembus Rp1.200 Triliun di Tengah Pergeseran Pasar