Pemulihan infrastruktur dasar pun mulai disiapkan. Pemerintah faskan perbaikan akses jalan, jembatan, hingga pasokan energi dan telekomunikasi. Layanan kesehatan juga menjadi prioritas agar korban bisa segera tertangani.
“Seluruh proses penanganan darurat diharapkan makin terkoordinasi dan memberikan kepastian bagi masyarakat bahwa negara hadir dalam penanganan bencana,” demikian penegasan dari pemerintah.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Cuaca ekstrem masih mungkin terjadi, jadi ikuti arahan dari aparat di lapangan.
Mendampingi Presiden dalam peninjauan ini adalah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani situasi ini.
Artikel Terkait
Yayasan Gates Siapkan Rp150 Triliun, Tapi PHK 500 Karyawan Mengintai
Cipratan Air Banjir Picu Amuk, Warga Koja Berakhir dengan Luka di Wajah
Ekonomi Jerman Akhirnya Tumbuh Tipis, Tapi Beban Ekspor Masih Membelit
Ekspor Mobil Ramah Lingkungan Korsel Tembus Rp1.200 Triliun di Tengah Pergeseran Pasar