"Sehingga evakuasi dan pengiriman bantuan logistik dari udara dapat dilakukan dengan cepat," kata Teddy.
Dia menegaskan komitmen pemerintah untuk menangani krisis ini secara menyeluruh. Mulai dari proses evakuasi darurat, pengiriman logistik, hingga pemulihan akses transportasi yang terputus.
Sementara itu, data terbaru dari BNPB menunjukkan korban jiwa terus bertambah. Tercatat 316 orang meninggal dengan rincian 172 di Sumatera Utara, 90 di Sumatera Barat, dan 54 di Aceh.
Yang memprihatinkan, jumlah korban hilang masih mencapai 289 jiwa. Sumatera Utara mencatat angka tertinggi dengan 147 orang, disusul Sumatera Barat (87 orang), dan Aceh (55 orang).
Situasi ini membuat operasi pencarian dan evakuasi semakin mendesak untuk dilakukan.
Artikel Terkait
Yayasan Gates Siapkan Rp150 Triliun, Tapi PHK 500 Karyawan Mengintai
Cipratan Air Banjir Picu Amuk, Warga Koja Berakhir dengan Luka di Wajah
Ekonomi Jerman Akhirnya Tumbuh Tipis, Tapi Beban Ekspor Masih Membelit
Ekspor Mobil Ramah Lingkungan Korsel Tembus Rp1.200 Triliun di Tengah Pergeseran Pasar