Di lapangan, terlihat relawan bahu-membahu mengangkati abu vulkanik yang menggunung. Mereka juga berusaha menyelamatkan barang-barang warga yang masih bisa digunakan.
Tak hanya pembersihan, kepedulian juga diwujudkan dengan menyalurkan perlengkapan ibadah ke beberapa mushola di Desa Supiturang.
Meski dalam keterbatasan, mushola-mushola itu tetap berdiri dan menjadi tempat warga mengungsi serta mencari ketenangan melalui ibadah. Untuk itu, bantuan perlengkapan ibadah dirasa sangat penting.
Aksi kemanusiaan ini berlanjut dengan distribusi paket sembako dan perlengkapan balita. Sebanyak 50 paket sembako dan 20 paket peduli balita disalurkan untuk membantu pemulihan warga.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban sehari-hari, terutama bagi keluarga dengan balita yang memerlukan perhatian khusus di situasi darurat. Sampai sekarang, relawan terus memantau perkembangan dan bersiap jika diperlukan aksi lanjutan.
Artikel Terkait
Korban Jiwa Membengkak, Iran Hadapi Gelombang Kerusuhan Terbesar
Ketegangan Iran-AS Memanas, Ketua Parlemen Ancam Serang Israel dan Pangkalan Amerika
Dua Puisi, Satu Semangat: Perlawanan dalam Kata-kata Thukul dan Hanasasmit
Pesta Futsal Asia 2026: Jakarta Siap Gelar Perang Bintang di Kandang Sendiri