NEW DELHI - Langit di atas India dan Pakistan mendadak berubah kelabu. Abu vulkanik dari letusan dahsyat Gunung Hayli Gubbi di Ethiopia telah melintasi Laut Merah, mencapai wilayah Asia Selatan dan mengacaukan jadwal penerbangan internasional.
Maskapai Air India terpaksa membatalkan 11 penerbangannya pada Senin dan Selasa (24-25 November 2025) sebagai langkah pencegahan. Mereka juga melakukan pemeriksaan menyeluruh pada armada pesawat yang terbang di sekitar wilayah terdampak letusan.
Keputusan ini diambil menyusul arahan dari regulator penerbangan India yang khawatir abu vulkanik bisa merusak mesin pesawat.
Tak hanya Air India, maskapai Akasa Air juga mengumumkan pembatalan sejumlah penerbangan terjadwal ke Timur Tengah. Rute seperti Jeddah, Kuwait, dan Abu Dhabi ikut terkena imbasnya.
Gunung setinggi 500 meter yang sebelumnya tertidur selama 12.000 tahun itu meletus dengan dahsyat pada Minggu (23/11). Letusannya memuntahkan abu vulkanik hingga ketinggian 14 kilometer, menutupi sebagian Pakistan dan India utara.
Menurut laporan, abu vulkanik bahkan sampai ke Yaman, Oman, dan China. Tapi kabar baiknya, Departemen Meteorologi India memperkirakan abu vulkanik akan menghilang dari wilayah India pada Selasa malam sekitar pukul 22.00 waktu setempat.
Artikel Terkait
Tiongkok Larang Drama Pendek Romansa CEO yang Pamer Harta
Pemulihan Pascabencana di Sumatera Dipercepat, Fokus pada Pendidikan dan Rumah Ibadah Jelang Ramadan
Pertamina Sediakan 654 Ribu Liter BBM Gratis untuk Logistik Banjir Bandang Sumatera
Pandji Pragiwaksono Segera Dimintai Klarifikasi Polisi Soal Materi Stand Up Comedy