Sedan Sport Tabrak Truk Beruntun di Tol Surabaya-Gempol, Pengemudi Luka-luka

- Minggu, 08 Februari 2026 | 08:30 WIB
Sedan Sport Tabrak Truk Beruntun di Tol Surabaya-Gempol, Pengemudi Luka-luka

MURIANETWORK.COM - Sebuah sedan sport mengalami kecelakaan beruntun yang parah di Ruas Tol Surabaya-Gempol, KM 750 arah Sidoarjo, Sabtu (7/2/2026). Mobil yang melaju kencang itu diduga kehilangan kendali, menabrak truk trailer yang terparkir di bahu jalan sebelum terpental dan menghantam truk tangki air. Pengemudi wanita berusia 34 tahun mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit, sementara arus lalu lintas sempat terhambat panjang akibat insiden ini.

Kronologi Insiden di Jalan Tol

Berdasarkan informasi awal dari penyelidikan, kecelakaan bermula ketika sedan sport berwarna gelap melaju dari arah Waru menuju Sidoarjo. Saat memasuki kilometer 750, kendaraan yang dikemudikan Sri Wulandari (34) itu diduga mengalami oleng hebat. Kecepatan tinggi yang tidak terkendali disebut-sebut menjadi faktor pemicu. Mobil kemudian menghantam bagian belakang sebuah truk trailer yang sedang berhenti di bahu jalan.

Dampak tabrakan pertama itu ternyata belum menghentikan laju sedan. Kendaraan yang sudah rusak parah di bagian depan itu terpental ke arah kanan, tepat ke jalur lalu lintas aktif. Di sana, sebuah truk tangki air yang sedang melintas tidak memiliki kesempatan untuk menghindar. Tabrakan kedua pun tak terelakkan, yang akhirnya membuat sedan sport berhenti tepat di samping truk trailer pertama dengan kondisi yang nyaris menjadi besi tua.

Proses Evakuasi dan Dampak Lalu Lintas

Insiden beruntun ini langsung menciptakan kepanikan dan kemacetan di lokasi. Serpihan kaca dan badan kendaraan yang berantakan memenuhi lajur kanan tol, memaksa pengendara lain untuk berhati-hati dan mengurangi kecepatan. Tim dari kepolisian dan Jasa Marga pun cepat bergerak untuk menangani situasi.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar