Laporan yang menjerat Inara menggunakan Pasal 284 KUHP tentang perzinaan. Namun begitu, prosesnya masih di tahap awal. Menurut Budi, si pelapor baru menunjukkan barang bukti, tapi belum menyerahkannya secara resmi untuk disita oleh penyidik.
"Ini juga terkait dengan barang bukti, yang baru ditunjukkan oleh pelapor, ini belum diserahkan kepada penyidik," jelasnya.
Karena itulah, polisi masih butuh waktu untuk mendalami kasus ini. Mereka harus melengkapi keterangan saksi dan tentu saja, mengumpulkan alat bukti yang sah dan kuat.
Di sisi lain, Wardatina sebagai pelapor mengklaim punya sejumlah bukti. Katanya, ada percakapan dan bukti pertemuan antara Inara dengan suaminya, Insanul Fahmi. Dari interaksi keduanya itulah, Wardatina menduga telah terjadi tindakan perzinaan.
Artikel Terkait
JPMorgan Siap Hidupkan Kembali Kantor Caracas, Menyambut Era Baru Minyak Venezuela
Anggaran Aceh Tak Dipangkas, Prabowo Beri Lampu Hijau di Tengah Bencana
Medvedev Peringatkan Eropa dengan Video Serangan Rudal Hipersonik ke Ukraina
Waspada! Link Pendaftaran BSU 2026 Ternyata Hoaks, Kemnaker Tegaskan Belum Ada Kebijakan