Isu dampak media sosial terhadap kesehatan mental anak memang sedang panas di mana-mana. Di Amerika Serikat, misalnya, raksasa teknologi seperti TikTok, Snapchat, Google, dan Meta Platforms malah digugat karena dituding ikut memicu krisis kesehatan mental di kalangan anak muda.
Australia sendiri tak mau ketinggalan. Bulan depan, platform media sosial di sana sudah siap-siap mematikan akun pengguna yang masih di bawah 16 tahun.
Di sisi lain, negara-negara Eropa seperti Prancis, Spanyol, Italia, Denmark, dan Yunani memilih jalan berbeda. Mereka berkolaborasi mengembangkan aplikasi khusus untuk verifikasi usia, sebuah upaya untuk membatasi akses tanpa harus memblokir sepenuhnya.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Pegawai Bea Cukai sebagai Tersangka Baru Kasus Suap
KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai Terkait Kasus Suap Impor
Mantan Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 9 Tahun Penjara atas Kasus Korupsi Minyak Rugikan Negara Rp285 Triliun
Lonjakan Wisatawan Asing di Batam Dorong Pengembangan Kawasan Komersial Terpadu