Mereka Suka Hujan dan Perjalanan Sederhana
Pendapat senada datang dari Rusmiati, Ketua Umum ASITA. Ia membenarkan bahwa minat wisatawan Saudi lebih condong ke wisata keluarga dan mereka cenderung tinggal dalam jangka waktu lama. Destinasi laut dan pemandangan hijau nan asri juga jadi incaran utama.
"Dia (wisatawan Arab Saudi) sangat suka hujan, jadi ketika kita kehujanan, dia malah mau melihat. Jadi, dia suka yang lucu-lucu," ujar dia.
Rusmiati bercerita pengalamannya mengajak mereka ke Pelabuhan Ratu. Ternyata, mereka sangat menikmati perjalanan itu dan sama sekali tidak keberatan dengan transportasi sederhana cukup naik mobil biasa saja.
Di sisi lain, hal-hal berbau teknologi justru kurang menarik perhatian mereka. Sebaliknya, mereka lebih antusias mencoba makanan-makanan unik yang sekaligus menyehatkan.
Namun begitu, data terbaru dari Badan Pusat Statistik untuk tahun 2024 menunjukkan, jumlah kunjungan wisatawan Saudi ke Indonesia masih tercatat 135.643 orang. Angka ini masih di bawah capaian pra-pandemi tahun 2019, yang mencapai sekitar 157.512 orang. Tentu, ini jadi pekerjaan rumah bersama untuk ditingkatkan.
Artikel Terkait
Survei Internasional: Jakarta Jadi Kota Teraman Kedua di ASEAN
Presiden Prabowo Dijadwalkan Temui Putin di Rusia Besok, Bahas Energi dan Geopolitik
Ekspor Kendaraan Listrik China Tembus Rekor 349.000 Unit di Tengah Gejolak Harga Minyak
Gibran Soroti Kerugian Rp 9.000 Triliun Akibat Manipulasi Faktur Ekspor-Impor