Dia melanjutkan dengan perhitungan yang cukup menarik. "Kalau secara umum, 10.000 square meter untuk area industri bisa mendatangkan 1.000 tenaga kerja. Berarti di tahun depan ada 50 perusahaan akan beroperasional di Batang Industrial Park, akan menciptakan lapangan kerja lebih dari 30.000 lapangan pekerjaan di tahun depan," sambungnya dengan optimisme.
Acara ini nantinya akan memanggil hampir 1.000 investor dari China. Secara total, kegiatan ini akan dihadiri 2.000 peserta dari Indonesia dan kurang lebih 600 investor dari China.
Yang menarik, seminar ini menghadirkan tiga pembicara kunci yang cukup kompeten di bidangnya. Mereka adalah Wang Zhigang (Pakar strategi & pendiri Zhi Gang Think Tank), Wu Zhong (Direktur Jenderal South-South Cooperation Finance Center) dan Mari Elka Pangestu (Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional Indonesia).
Tak hanya itu, panitia juga membuka kesempatan bagi masyarakat umum atau kepala daerah untuk hadir. Tujuannya jelas: membuka ruang diskusi dan peluang kemitraan yang konstruktif bagi kepentingan pembangunan nasional.
Semua mata kini tertuju pada Batang. Desember 2025 nanti akan menjadi momen penting yang menentukan arah kerja sama investasi Indonesia-China ke depannya.
Artikel Terkait
Wamen Investasi: Perizinan Berbelit Sebabkan Indonesia Kehilangan Potensi Investasi Rp1.500 Triliun
Mendag Targetkan Transaksi TEI 2026 Capai USD 17,5 Miliar
Imsak Jakarta Jumat 27 Februari 2025 Pukul 04.33 WIB
Gubernur DKI Targetkan Program LPDP Jakarta Dimulai 2027, Sempat Terhambat Pemotongan DBH