Lebih Dalam tentang Peran Jefri
Omara kemudian bercerita sedikit tentang karakter yang ia perankan, Jefri. Menurutnya, Jefri adalah sosok yang tumbuh dalam lingkungan penuh kekerasan, kebencian, dan diskriminasi. Karakter inilah yang memberinya ruang untuk menunjukkan kemampuan aktingnya.
Di akhir pidatonya, Omara menyelipkan pesan yang cukup dalam. "Semoga kita bisa belajar betapa bahayanya jika kita mengabaikan isu-isu penting seperti itu," ujarnya dengan serius. "Semoga negara majemuk yang kita cintai ini akan bebas dari diskriminasi ras, suku, ataupun agama. Dan kita akan terus melawan kekerasan."
Pidato yang ditutup dengan tepuk tangan meriah dari seluruh tamu undangan itu benar-benar meninggalkan kesan mendalam. Bukan sekadar ucapan terima kasih biasa, tapi juga sebuah pernyataan sikap dari seorang aktor muda berbakat.
Artikel Terkait
Prabowo dan Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga Energi di Paris
Pelatih Chelsea Buka Suara Soal Rencana Transfer Musim Panas
Gadis 14 Tahun Lolos SNBP ke Farmasi Unair Tanpa Jalur Akselerasi
Borneo FC Siap Hadapi Tujuh Laga Final untuk Kejar Persib di Puncak Klasemen