Dugaan Markup Proyek Kereta Cepat Whoosh: Kritik untuk Jokowi dan Perbandingan dengan Arab Saudi
Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan sorotan publik. Ia dinilai berusaha mengalihkan isu dugaan markup proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Whoosh, yang sedang hangat diperbincangkan.
Dalam pernyataan terkininya, Jokowi justru berbicara mengenai kemacetan di Jakarta dan Bandung. Hal ini dianggap sebagai pembenaran atas kerugian yang dialami oleh proyek Whoosh.
Zaenur Rohman, seorang peneliti dari Pukat FH UGM, memberikan kritik tajam. Menurutnya, persoalan utamanya bukanlah pada kerugian proyek transportasi, melainkan pada kerugian yang terjadi tanpa perencanaan yang matang untuk proyek Whoosh.
Kritik Warganet Terhadap Komentar Jokowi
Komentar Jokowi mengenai Whoosh yang diunggah oleh akun media sosial RMOL langsung menuai badai kritik dari warganet. Banyak yang menilai bahwa pernyataan tersebut adalah upaya untuk mengaburkan isu dugaan markup.
Artikel Terkait
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia dengan Tokoh Oposisi, Bahas Kebocoran Triliunan
Kaesang Menangis di Rakernas PSI, Sumpahkan Peras Darah untuk Menangkan Pemilu 2029
Kepemimpinan PBNU Kembali ke Gus Yahya, Muktamar 35 Dijadwalkan 2026
Kontroversi Video Rektor UGM: Tahun Kelulusan Jokowi Berubah dalam Dua Versi