Dibalik Pemecatan Andrinof: Pertanyaan Kritis Soal WHOOSH yang Berakhir Dicopot Jokowi

- Senin, 27 Oktober 2025 | 23:25 WIB
Dibalik Pemecatan Andrinof: Pertanyaan Kritis Soal WHOOSH yang Berakhir Dicopot Jokowi
Cerita Andrinof Chaniago Dipecat Jokowi Gegara Pertanyakan Proyek Whoosh

Fakta Andrinof Chaniago Dipecat Jokowi Usul Pertanyakan Proyek Kereta Cepat Whoosh

Pengakuan mengejutkan datang dari Andrinof Chaniago, mantan Menteri Bappenas yang dipecat oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2015. Pemecatan itu disebutkan berkaitan erat dengan pertanyaannya mengenai manfaat ekonomi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh bagi Indonesia.

Kisah ini diungkapkan Andrinof dalam podcast di kanal YouTube Lider Channel TV, yang beredar pada Senin, 27 Oktober 2025. Menurutnya, momen pemecatannya merupakan peristiwa historis yang tak terlupakan, terutama karena terkait dengan isu yang kemudian ramai di publik.

Pertemuan dengan Delegasi China dan Pemecatan Andrinof

Andrinof menceritakan, pada tanggal 12 Agustus, hari ia direshuffle, ia justru menerima kunjungan delegasi besar dari tim Whoosh China pada pagi harinya. Ini merupakan kunjungan kedua kalinya, setelah sebelumnya duta besar China juga datang pada 2015 untuk membahas kelanjutan proyek tersebut.

Ia merasa bahwa proyek Whoosh saat itu seolah sudah tak bisa ditolak. Menurut Andrinof, Indonesia dianggap sudah "terjebak" dalam agenda pembicaraan empat mata antara Presiden Jokowi dan Presiden China, Xi Jinping. Materi pembicaraan tingkat tinggi itulah yang kemudian digunakan delegasi China untuk mendatangi berbagai kementerian dan lembaga di Indonesia, seolah mengunci komitmen pemerintah.

Upaya Andrinof Hindari Kerugian Negara dari Proyek Whoosh

Sebagai Menteri Bappenas, Andrinof mengklaim telah berusaha melakukan hitung ulang terhadap pelaksanaan proyek Whoosh. Tujuannya adalah untuk menghindari potensi kerugian negara di kemudian hari, baik dari segi investasi maupun dampak lingkungan.

Ia menyampaikan kepada delegasi China bahwa pihaknya akan menyelesaikan kajian terlebih dahulu. Langkah ini diambil untuk memberi waktu kepada Presiden agar memiliki bahan pertimbangan saat memberikan arahan kepada kementerian/lembaga terkait, termasuk BUMN, dalam perundingan teknis.

Namun, alih-alih didukung, ia justru dipanggil ke Istana setelah pertemuan dengan delegasi Whoosh. Malam harinya, keputusan reshuffle diumumkan dan Andrinof resmi dicopot dari jabatannya, padahal ia belum genap setahun menjabat.

Momen Menjelang Pemecatan

Andrinof masih ingat betul rangkaian kejadian hari itu. Usai bertemu delegasi China, ia sempat beristirahat, sholat, lalu melanjutkan rapat dengan tim Bappenas yang berlatar belakang ekonomi. Ia ingin mengajak mereka memikirkan kembali konsep pembangunan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan.

Namun, sekitar pukul 5 atau 6 sore, telepon dari Istana datang. Ia diminta datang ke Istana setelah maghrib. Pertemuan itulah yang berakhir dengan pemecatannya dari jabatan Menteri Bappenas.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar