Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh dinilai sebagai penyebab masalah. Muslim menyebut proyek ini sebagai "jebakan utang China" atau debt trap yang berpotensi membahayakan kedaulatan ekonomi Indonesia. Kekhawatirannya adalah China dapat mengambil alih proyek ini, mirip dengan yang terjadi di negara lain.
2. Keterlibatan dalam Kasus Hukum Anak Buah
Muslim Arbi menuding adanya keterlibatan Jokowi dalam berbagai kasus hukum yang menjerat para menteri dan relawannya. Beberapa nama yang disebutkan terlibat adalah Tom Lembong, Nadiem Makarim, Yaqut Cholil Qoumas, dan Immanuel Ebenezer (Noel). Mereka disebut-sebut menyebut nama Jokowi dalam kasus hukum mereka.
3. Tuntutan Keadilan dan Penegakan Hukum yang Adil
Jika para menteri dan relawan telah diproses hukum, Muslim Arbi mempertanyakan mengapa Jokowi tidak. Ia mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengadili Jokowi guna mewujudkan keadilan tanpa pandang bulu dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap hukum.
Desakan ini meneguhkan tuntutan publik agar hukum ditegakkan secara adil terhadap siapa pun, termasuk mantan presiden.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir