Dugaan Ijazah Palsu Jokowi: Saut Situmorang Sebut Potensinya Sangat Besar
Mantan Komisioner KPK, Saut Situmorang, menyatakan bahwa dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) sudah tidak diragukan lagi.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari YouTube Official iNews pada Kamis, 16 Oktober 2025, Saut menegaskan, "Bahasa formil materil tak ada keraguan (ijazah Jokowi palsu). Potensinya sangat besar. Kalau asli tunjukkin, kalau palsu akui."
Saut Situmorang juga menyayangkan minimnya dukungan publik terhadap upaya membongkar kasus dugaan ijazah palsu ini. Ia menyebut sejumlah nama seperti Roy Suryo, Rismon Sianipar, Michael Sinaga, Dokter Tifa, dan Bonatua Silalahi yang dinilainya kurang mendapat dukungan, padahal potensi dukungan rakyat sangat besar.
Menanggapi bantahan bahwa ijazah Jokowi palsu, Saut menganggap hal tersebut wajar. Ia mengibaratkannya dengan kasus korupsi yang ditangani KPK, di mana pelaku biasanya tidak mengaku, tetapi kebenaran dapat dibuktikan. "Kita nggak perlu pengakuan. Biasa di KPK koruptor nggak pernah ngaku, tapi kita bisa buktikan kalau itu palsu," pungkasnya.
Sumber artikel asli: RMOL
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Terima Laporan Strategis dari Wakil Ketua DPR Usai Kunjungan ke Rusia dan Prancis
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT