Langkah selanjutnya Jokowi perlu manaikkan tawaran kepada PKS untuk menjadikan kadernya tidak hanya sebagai calon wakil gubernur (cawagub), namun calon gubernur (cagub), sehingga Anies Baswedan tidak mendapat dukungan.
"Ya partai politik ketum-ketumnya dipanggil Pak Jokowi lagilah, termasuk PKS juga kan, desas desus yang dijanjikan itu kan bisa saja terpenuhi, ya udah kamu enggak mau cawagub, ya udah ini kita naikin ya gubernurnya dari PKS tapi jangan Anies, geser juga itu pasti PKS, itu lebih mudah menurut saya," ungkap pria yang akrab disapa Hensat itu, dikutip dari YouTube METRO TV, Kamis (4/7).
Sebelumnya, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu mengaku partainya mendapatkan tawaran untuk mengusung Ridwan Kamil di Pilkada DKI Jakarta 2024 dengan jaminan menempati posisi cawagub.
"Ada itu (tawaran)," kata Syaikhu, Selasa (18/6/2024), dikutip dari Republika.
Dan menurutnya hingga kini PKS masih menganalisis tawaran tersebut, dan akan memutuskan yang terbaik untuk partainya untuk kompetisi di DKI Jakarta pada November mendatang. "Makanya sedang kami coba analisis, kami kaji mana kira-kira yang nanti paling masuk akal," ujar dia.
Dan untuk diketahui, Presiden PKS Ahmad Syaikhu telah mengumumkan partainya akan mengusung Anies Baswedan sebagai cagub dan Mohamad Sohibul Iman sebagai cawagub di Pilkada DKI Jakarta 2024.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir