Ida juga mengatakan dirinya sepakat dengan ide pengembangan pariwisata yang sering didengungkan Gibran di tiap kesempatan.
"Kami menyampaikan ke Mas Gibran bahwa kami sepakat dengan pola pengembangan beliau," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gibran mengatakan wellness tourism yang dijalaninya lebih banyak membahas pariwisata yangbsama seperti di Solo, bahkan dirinya juga mendapatkan jamu sebagai bentuk wisata kebugaran.
"Ya bahas tourism, sama kayak di Solo. Untuk healing-healing aja, terus minum semacam kayak jamu, gitu. Jamu kelorm sama kok kaya di Solo juga ada," kata Gibran.
Sebelumnya Gibran juga mengikuti kegiatan bersih-bersih di bibir pantai mertasari sanur. Menurut Gibran pantai di Bali sudah bersih dan tetap memerlukan kesadaran dari pengunjung.
"Kalau di sini sudah cukup bersih sih, nanti tinggal maintenance aja, dan kesadaran para pengunjung," tuturnya.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: muslimterkini.id
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir