Meski begitu, ia melihat roasting tadi sebagai hiburan belaka. Tapi tak cuma itu. Menurut Gibran, yang disampaikan Pandji dalam "Mens Rea" bukan sekadar lelucon. Ada kritik di dalamnya, yang bisa jadi bahan evaluasi.
Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menyikapinya dengan tenang. Jangan sampai berlebihan.
Di sisi lain, Gibran juga menyoroti respons publik yang dinilainya kelewat batas. Marak sekali perundungan terhadap Pandji dan keluarganya setelah materi itu viral.
Di akhir, ia kembali menegaskan bahwa humor Pandji memang punya tempat di hati penonton. Buktinya, tayangannya jadi yang teratas.
Artikel Terkait
Desakan Mundur Meutya Hafid Menguat, Strategi Blokir Judi Online Dinilai Gagal Total
Tifatul Sembiring: Jangan Baperan, Kasus Pandji Tak Perlu Dibawa ke Hukum
Dokter Tifa Soroti SP3 Eggi-Damai: Abuse of Power yang Tendang Penegakan Hukum ke Bantar Gebang
Kemhan Lantik Noe Letto dan Putra Hotman Paris Jadi Tenaga Ahli Strategis