“Mereka mensyaratkan tak boleh ada dokumentasi sama sekali. Publikasi soal pertemuan ‘pengkhianatan’ ini juga dilarang. Bahkan, keberangkatan mereka ke Solo pun dasarnya adalah kesepakatan untuk merahasiakan ini semua,” jelas Khozinudin.
Namun begitu, niat mereka untuk merahasiakan pertemuan itu tampaknya terlalu naif. Mereka sepertinya lupa, bahwa mereka bukan sedang berurusan dengan pihak yang bisa dipegang janjinya.
“Alhasil, pertemuan itu malah dibocorkan sendiri oleh Jokowi. Bocoran awal datang dari Kompol Syarif, ajudan Jokowi, yang mengabarkan soal kedatangan Eggi dan Damai,” pungkas Khozinudin. Rencana rahasia pun akhirnya terbongkar juga.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir