@kiwalipitu berkomentar keras: "Berarti ingin berkuasa 3 periode, 4 periode 5 periode. Hanya ingin menutupi kebusukan2 yang telah dilakukannya selama berkuasa."
Di sisi lain, nada pasrah juga terdengar. Seperti dari akun @aleale366105 yang menulis, "Sudahlah nul, Jokowi tak bisa dikalahkan. Anggap saja bangsa ini tertipu besar-besaran dan serahkan pada yang kuasa."
Kekhawatiran akan masa depan pun muncul. Seorang netizen bernama @andrekhansi21 menyambung dengan pesimisme, "Jokowi satu saja sudah merusak banyak sendi-sendi negara. Apalagi kalau ternak-ternak lagi menyiapkan 'Jokowi 2'. Hancur negara ini."
Begitulah. Di ruang digital, percikan opini bisa dengan cepat membesar jadi perdebatan panas. Nama Jokowi, meski masa jabatannya telah usai, rupanya masih punya daya pikat atau mungkin daya provokasi yang kuat. Ia tetap menjadi tokoh yang tak pernah benar-benar absen dari percakapan publik, untuk alasan yang beragam.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
PDIP Main Halus: Strategi Penyeimbang untuk Jaga Pintu Kekuasaan
Damai Lubis Bantah Isu Permintaan Maaf Eggi Sudjana ke Jokowi
AHY Geser Nama Besar, Elektabilitasnya Tembus Peringkat Empat di Mata Anak Muda
Damai Hari Lubis Buka Suara: Kisah Firaun hingga Panggilan Polisi di Balik Pertemuan dengan Jokowi