murianetwork.com - Hengkangnya Maruarar Sirait dari PDI Perjuangan (PDIP) di tengah kontestasi Pemilu 2024 cukup menjadi sorotan.
Pengamat Politik Ahmad Khoirul Umam menilai mundurnya Maruarar Sirait atau karib disapa Bang Ara merupakan pukulan pelak bagi PDIP.
Dosen Ilmu Politik dan International Studies Universitas Paramadina ini melihat selama ini Bang Ara tidak hanya menjadi simbol politisi muda PDIP yang cerdas, tetapi juga simbol regenerasi ideologis.
Baca Juga: Ribuan Warga Dikerahkan untuk Lipat Surat Suara Pemilu 2024 di Bogor
Bang Ara dikenal sebagai putra politisi senior PDIP Sabam Sirait yang notabene loyalis Megawati dan ideolog partai.
Menurut Khoirul Umam, mundurnya Maruarar Sirait menegaskan terjadinya faksionalisme di internal kekuatan politik PDIP.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir